daerah yang dibatasi oleh kurva parabola yang dinyatakan dalam bentuk

Solusingerjain latihan soal Matematika kelas 11 materi Luas Daerah di antara Dua Kurva. disini terdapat soal yaitu akan dicari luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = x pangkat 2 min 6 x dan sumbu x yaitu l = integral dengan batasan dari a sampai b y 2 dikurang Y 1 DX pertama kali kita akan menggambarkan grafik y = x pangkat 2 min 6 x mở bài gián tiếp đoàn thuyền đánh cá. Menghitung luas daerah antara garis dengan kurva parabola merupakan aplikasi integral yang sering digunakan atau ditemukan pada luas daerah yang dibatasi kurva, baik yang dibatasi oleh satu kurva ataupun lebih. Selain itu, aplikasi integral juga digunakan untuk mencari volume benda putar yang merupakan daerah yang dibatasi kurva kemudian diputar 360∘ mengelilingi sumbu X atau sumbu Y. Melalui halaman ini, sahabat akan mengulas aplikasi integral untuk mencari luas daerah yang dibatasi oleh garis dan kurva parabola tersebut. Luas daerah yang beraturan dapat dihitung menggunakan rumus yang sudah ditentukan. Lalu, bagaimana untuk luas daerah yang tidak beraturan? Solusinya adalah menghitung luas daerah dengan integral. Misalnya, luas persegi dapat dicari dengan menggunakan rumus sisi x sisi, persegi panjang dapat dicari dengan menggunakan rumus panjang x lebar, sedangkan luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola dengan garis dapat dicari dengan integral tentu. Menghitung Luas Daerah Antara Garis dan Kurva Parabola Kembali ke masalah yang akan dibahas yaitu tentang rumus cepat menghitung luas daerah antara garis dengan kurva parabola. Sebelum mengulas aplikasi integral untuk menentukan luas daerah yang dibatasi kurva lebih lanjut, sebaiknya sahabat sudah menguasai kemampuan dasar untuk menentukan hasil integral dari sebuah fungsi terlebih dahulu. Kemampuan yang harus dimiliki juga terkait menggambar fungsi, baik fungsi kuadrat, fungsi linear, dan lain sebagainya. Hal ini akan memudahkan sahabat untuk menyelesaikan soal mencari luas daerah yang dibatasi kurva parabola dan garis. Berikut ini penjelasan tentang luas daerah yang dibatasi oleh satu kurva pada pembahasan berikut ini. Luas Daerah yang Dibatasi Satu Kurva Luas daerah yang dibatasi satu kurva dapat diselesaikan dengan rumus integral. Perhatikan luas daerah yang dibatasi sebuah kurva dan rumus integral untuk mencari luas daerah tersebut di bawah ini! Selain rumus integral untuk mencari luas daerah yang dibatasi kurva yang telah diberikan di atas, terdapat juga aturan penggunaan rumus integral. Berikut ini adalah aturan penggunaan aturan integral dalam mencari luas daerah yang dibatasi oleh kurva. Luas daerah yang dibatasi kurva fx pada selang a dan b di atas sumbu X Luas daerah yang dibatasi kurva fx pada selang a dan b di bawah sumbu X Luas daerah yang dibatasi kurva fx pada selang c dan d di kanan sumbu Y Luas daerah yang dibatasi kurva fx pada selang c dan d di kiri sumbu Y Luas Daerah yang Dibatasi oleh Kurva Parabola dan Garis Luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = ax^2 + bx + c dan garis gx = mx + n dibedakan menjadi dua topik, yaitu sebagai berikut Luas Daerah yang Dibatasi oleh Kurva Parabola fx = ax^2 + bx + c dan Garis gx = mx + n Terdapat dua kasus untuk mencari luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = ax^2 + bx + c dan garis gx = mx + n. Kasus pertama untuk a > 0 Luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = ax^2 + bx + c dengan a > 0 dan garis gx = mx + n adalah Kasus kedua untuk a 0 Luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = ax^2 + bx + c dengan a > 0, garis gx = mx + n, dan sumbu X adalah Kasus kedua untuk a < 0 Luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = ax^2 + bx + c dengan a < 0, garis gx = mx + n, dan sumbu X adalah Contoh Kasus 1 Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = x^2 – 9 dan garis gx = 4x – 4. Jawab Titik potong antara kurva parabola fx = x^2 – 9 dan garis gx = 4x – 4 ditentukan oleh x^2 – 9 = 4x – 4 x^2 – 4x – 5 = 0 x – 5x + 1 = 0 x = –1 atau x = 5 Titik potong –1, –8 dan 5, 16. Perhatikan gambar daerah yang diarsir di bawah ini! Luas daerah yang diarsir pada gambar di atas adalah Cara Lain Daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = x^2 – 9 dan garis gx = 4x – 4. Misal a = 1, b = 0, c = –9, m = 4, n = –4, p = –1, dan q = 5 Gunakan rumus yang ada Jadi, luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = x^2 – 9 dan garis gx = 4x – 4 adalah 36 satuan luas. Contoh Kasus 2 Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = –x^2 – 2x + 3, garis gx = 2x – 2, dan sumbu X negatif y < 0. Jawab Titik potong antara kurva parabola fx = –x^2 – 2x + 3 dan garis gx = 2x – 2 ditentukan oleh –x^2 – 2x + 3= 2x – 2 –x^2 – 4x + 5= 0 –x + 5x – 1= 0 x = –5 atau x = 1 Titik potong –5, –12 dan 1, 0. Perhatikan gambar daerah yang diarsir di bawah ini! Luas daerah yang diarsir pada gambar di atas adalah Cara Lain Daerah yang dibatasi oleh kurva parabola fx = –x^2 – 2x + 3, garis gx = 2x – 2, dan sumbu X negatif. Misal a = –1, b = –2, c = 3, m = 2, n = –2, p = –5, q = –3, dan r = 1 Gunakan rumus yang ada Menghitung Luas Daerah Antara Garis dan Kurva Parabola Menghitung luas daerah antara garis dengan kurva parabola sangat digunakan jika sahabat mengalami kesulitan dalam menghitung integralnya sehingga waktu yang dikerjakannya sangat banyak. Tetapi, sahabat perlu ingat bahwa rumus cepat ini hanya digunakan dalam keadaan darurat. Demikian pembahasan tentang rumus cepat menghitung luas daerah antara garis dengan kurva parabola. Semoga artikel ini bermanfaat. Jika teman-teman Anda ingin memberi kritik, saran, dan pertanyaan yang belum jelas atau dianggap sulit seputar Matematika, silakan kritik, saran, dan pertanyaan Anda di media sosial Facebook NadjaBheemSofia Twitter RianSofiaBheem Instagram widodorianto16 Kelas 11 SMAIntegral TentuLuas Daerah di antara Dua KurvaLuas daerah yang dibatasi oleh parabola y=3x^2+4x+1, sumbu X, dan garis x=2 dapat dinyatakan sebagai .... A. -integral -1 -1/3 3x^2+4x+1 dx B. integral -1/3 2 3x^2+4x+1 dx C. integral -1 -1/3 3x^2+4x+1 dx + integral -1/3 2 3x^2+4x+1 dx D. -integral -1 -1/3 3x^2+4x+1 dx + integral -1/3 2 3x^2+4x+1 dx E. integral -1 2 3x^2+4x+1 dxLuas Daerah di antara Dua KurvaIntegral TentuKALKULUSMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0500Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=x^2+4x+6 dan garis...0306Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=4-x^2 ...0357Diketahui grafik fungsi fx melalui titik A3,12. Jika ...0604Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=x^2 dan garis x+y=...Teks videojika menemukan hal seperti ini langkah pertama yang harus dilakukan dalam mengerti pertanyaannya adalah luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = 3 x kuadrat + 4 x + 1 sumbu x dan garis x = 2 dapat dinyatakan sebagai Bagaimana ini adalah gambar yang menceritakan tentang soal kali ini saya telah coba Gambarkan di sini maka Sekarang kita akan menghitung ya kita ketahui bahwa titik potong kurva y = 3 x kuadrat + 4 x + 1 terhadap sumbu x artinya Apa artinya disini akan berarti karena terhadap sumbu x maka y akan sama dengan nol di sini akan menjadi 3 x kuadrat ditambah kan dengan 4 x ditambah kan dengan 1 akan = y yaitu adalah nol maka Sekarang kita akan ya di sini akan menjadi 3 X di sini akan menjadi X bentuknya dinaikkan menjadi 1 dan 1 semuanya akan bertanda positif dan sama dengan nol dengan kata lain disini akan menjadi X kita nilainya akan = negatif 1 dan juga nilai x kita akan = negatif 1 per 3 b dapatkan 2 nilai x nya maka daerah yang dibatasi oleh kurva y sumbu x dan garis x = 2 adalah daerah yang diarsir seperti pada gambar ini ya ini yang diarsir tentunya maka dari itu kita ketahui bahwa batas integral nya adalah x nya yang sama dengan 2 dan juga di sini ketika x nya adalah minus dari seper 3 dengan kata lain disini artinya batas dari integral kita akan menjadi ini adalah integralnya lalu dengan batasnya yang Sisinya adalah dua dan disini adalah minus dari 1 per 3 ya Seperti ini lalu kita akan Tuliskan disini adalah 3 x kuadrat ditambah kan dengan 4 x ditambah kan dengan 1 di sini adalah x. Maka ini adalah jawaban kita dalam pilihan ganda tertera pada opsi jawaban pilihan b. Maka jawabannya adalah B Terima kasih telah menonton video ini dan sampai jumpa di soal berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Ingat! Gambarlah kurva parabola dan dalam diagram kartesius. Menggambar kurva . Tentukan titik potong kurva dengan sumbu atau . Tentukan titik potong kurva dengan sumbu atau . Gambarlah ketiga titik potong tersebut, kemudian hubungkan ketiganya sehingga membentuk kurva seperti gambar berikut. Menggambar Gambarlah titik-titik koordinat tersebut, kemudian hubungkan titik tersebut sehingga membentuk garis seperti gambar berikut. Gabungkan kedua gambar. Sehingga, luas daerah yang dibatasi kurva parabola dan dapat dinyatakan dalam bentuk integral. Jadi, luas daerah yang dibatasi kurva parabola dan adalah . November 21, 2014 1 min read Mengenal Kurva Normal Dalam Ilmu Statistik Secara sederhana, kurva normal adalah kurva yang berasal dari data-data yang terdistribusi normal. Ciri-ciri data terdistribusi normal terdapat keseimbangan simpangan antara sisi kiri dan sisi kanan, sehingga sigma total dari data keselurhan adalah nol. Bentuk Kurva Normal Kurva normal adalah suatu bentuk kurva yang sudah direncanakan, ordinatnya menunjukkan frekuensi dan poros absisnya memuat nilai variabel. Jika dilihat dari bentuknya, sudah bisa dipastikan bahwa disetiap ujung-ujungnya adalah distribusi atau sebaran dengan frekuensi kemunculan paling kecil. Sebaliknya, frekuensi yang paling banyak berada pada tengah-tengah kurva. Dari gambar diatas dapat diambil sebuah gambaran mengenai lompatan. Jika data mengenai lompatan atlet dikatakan normal, maka sebaran tinggi lompatan dengan kategori tinggi akan berada disekitar mean dan hanya akan ada sedikit sekali orang yang memiliki lompatan terlalu tinggi dan terlalu rendah. Tanpa menghiraukan variabel apa saja yang mempengaruhi ketinggian suatu lompatan. Semakin jauh nilai penyimpangan dari mean, maka semakin sedikit frekuensi individu-individu yang memperoleh lompatan dengan kategori tinggi tersebut. Daerah Kurva Normal Ruang yang dibatasi oleh kurva dan absisnya disebut dengan daerah yang diarsir. Daerah ini biasanya dianyatakan dalam persen atau proporsi. Jika dinyatakan dalam persen, maka daerah kurva meliputi 100%. Jika dinyatakan dalam proporsi, maka akan mencakup bilangan 100, 1000, 10000 dan seterusnya bergantung dari jumlah data awal yang diteliti. Daerah kurva dapat ditentukan dengan melihat jarak SD Standart Deviasi dengan M nilai tengah dari kurva yang dibuat. Dengan menggunakan patokan M dan SD kita dapat mengetahui setiap bagian atau prosentase suatu tinggi lompatan atlet. Kita ambil contoh jika kita tarik garis dengan jarak satu SD diatas M, maka daerah yang menjadi perhatian dalam kurva adalah daerah antara M dan +SD. Karena kurva normal adalah kurva yang simetris, maka daerah kurva antara – SD dan M juga merupakan bagian dari keseluruhan yang hendak dicari. Okelah mari kita sejenak membiarkan kebingungan melanda kepala. Kita tadi mengambil sebuah contoh mengenai loncatan. Jika sebuah data diperoleh rata-rata loncatan untuk satu orang dalam percobaan 20 kali adalah 175 cm, maka hanya akan ada sekali atau dua kali loncatan yang melebihi +SD dan juga dibawah -SD. Kelas 11 SMAIntegral TentuLuas Daerah di antara Dua KurvaLuas Daerah di antara Dua KurvaIntegral TentuKALKULUSMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0500Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=x^2+4x+6 dan garis...0306Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=4-x^2 ...0357Diketahui grafik fungsi fx melalui titik A3,12. Jika ...0604Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=x^2 dan garis x+y=...Teks videoJika kita miliki seperti ini, maka untuk menentukan luas daerah yang dibatasi parabola dan garis maka kita dapat menggunakan rumus l = mutlak dari integral a sampai B dari f kurang GX dikalikan Dek di mana a dan b adalah salam atau batas daripada daerah yang kita cari kemudian efek Jera kurva bagian atas daripada daerah Kemudian kurva bagian bawahnya ya kita akan lihat manakah yang bukan efek dan mana yang merupakan GX dari parabola dan garis tersebut a. Kita punya hasil dari pada ilustrasi dimana disini menunjukkan untuk kurva berwarna hijau atau parabola y = 8 min x kuadrat itu berada di atas maka disini kita akan menggunakan FX itu nilainya dari persamaan parabola dengan GX kita ambil dari persamaan garis area yang kita cari atau daerah yang cari adalah yang diarsir kemudian ke titik potongnya atau untuk Selangnya disini kita bisa lihat titik potong antara kedua kurva ini 4 mudah di sini berarti 12 kita bisa juga mencari dengan menggunakan persamaan y 1 = Y 2 ya kita samakan satunya misalkan 2 x kemudian keduanya adalah 8 min x kuadrat kita pindahkan WhatsApp ke kiri semuanya x kuadrat + 2 x min 8 sama dengan nol maka kita akan disini x kuadrat x kali x min 8 dan kemudian jika dijumlah hasilnya + 2 maka perkalian dari minus 8 itu ada Min 4 x + 2 atau + 4 x minus 2 jika jumlahnya adalah + 2 maka kita ambil min 2 Dikalikan dengan + 46 min 2 + 4 itu hasilnya + 2 maka kita peroleh nilai x y = 2 dan X = minus 4 sama seperti yang ada pada gambar berikutnya kita langsung pada rumus Luasnya sama dengan mutlak dari integral Min 4 sampai 2 kemudian f x 8 min x kuadrat dikurang 2 X dikali kan DX dari sini kita punya integral tentu dimana untuk sifat dari pada integral tentu a sampai B dari f aksen X DX itu = FX yang besar di sini berarti hasil integral dari f aksen kemudian B sebagai selang maka hasil dari integral tentu ini adalah hasil integral tadi di input nilai x nya dengan b. Kemudian dikurangi dengan Fa atau hasil integral tadi disebut dengan nilai ah sakit akan integralkan perbedaan hulu untuk 8 min x kuadrat min 2x kita punya 8 kita kan integralkan maka kita gunakan sifat integral akar x DX = KX + 8 X dikurang x kuadrat kita gunakan sifat yang atas integral a dikali x pangkat n x DX = a per 1 dikali x ^ n + 1 C maka disini kita gunakan pangkatnya adalah 2 maka min 1 per 2 + 1 per 3 min 1 per 3 x ^ 2 + 1 atau 3 kemudian min 2 X min 2 per 6 berarti di sini kita menggunakan tongkatnya adalah 11 + 1 berarti 2 nah disini 2 per 2 dari ini kita anggap saja 1 kemudian x-nya ^ 1 + 1 pangkat 22 kemudian kita buat ruang tertutup seperti ini kita masukkan Selangnya yaitu 2 min 4 dan berikutnya kita akan berarti banyak dulu Berarti yang atas ya 2 kita Input ke dalam X maka 8 * 2 di sini 16 dikurang 2 pangkat 3 berarti 88 kali 1 per 3 bagi 8 per 3 dikurangi dengan 2 pangkat 24 kemudian dikurangi dengan min 4 Karang termasuk dalam x 8 x minus 4 minus 32 kemudian Min 4 pangkat 3 ini berarti 64 ya negatif 64 X min phi per 13 + 64 per 3 kemudian Min 4 kuadrat maka kita peroleh 16 jangan lupa massa dan negatif MIN 16 kita Sederhanakan 16 dikurang 4 berarti 12 dikurang 8 per 3 kemudian dikurangi Min 32 MIN 16 berarti Min 48 + dengan 64 per 3 maka disini 12 dikurang Min 48 ditambah 12 ditambah 48 y = 60 kemudian Min 8 per 3 min + 64 per 3 x min 8 per 3 min 64 per 3 dari sini Min 8 Min 64 berarti kita peroleh 72 maka a Min 72 per 36 kita samakan penyebutnya 60 * 380 180 dikurang 72 kita peroleh 108 per 308 dibagi 3 sama dengan 36 satuan luas dengan demikian jawabannya dari adalah opsi a sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul

daerah yang dibatasi oleh kurva parabola yang dinyatakan dalam bentuk